Selasa, 03 September 2019

Tomat

Posted by SeftikaAisyah On 20.23
Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tumbuhan ini memiliki buah berawarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses. Tomat memiliki batang dan daun yang tidak dapat dikonsumsi karena masih sekeluarga dengan kentang dan Terung yang mengadung Alkaloid.
Cara menanam tanaman tomat adalah disemai lebih dahulu, setelah tumbuh 4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu). Panen dimulai usia 9 minggu setelah tanam selanjutnya setiap 5 hari.
Kata "tomat" berasal dari kata dalam bahasa Nahuatl, tomatl (diucapkan: /tɔ.matɬ/).

Orang mengenal tomat buah, tomat sayur, serta tomat lalapan. Berdasarkan hal ini, fungsi tomat merupakan klasifikasi dari buah maupun sayuran, walaupun struktur tomat adalah struktur buah.Perkembangan pengetahuan, sekarang tomat tidak hanya sebagai pelengkap untuk makanan melainkan juga sudah dikenal luas untuk kecantikan. Manfaat tomat untuk kecantikan antara lain adalah untuk mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit karena tomat kaya dengan kandungan vitamin C.

Harga  tomat di tingkat petani  di Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, turun drastis hingga hanya mencapai Rp300 hingga Rp500 per kilogram dari sebelumnya mencapai Rp1.500 hingga Rp2.000 per kilogram
.

Sumber : https://seputar-khas-magetan.blogspot.com/2017/09/tomat.html

Durian Saman

Posted by SeftikaAisyah On 20.17
Durian dikenal sebagai 'raja buah'. Banyak yang menyukai buah ini walaupun ada juga yang 'alergi' dengan baunya yang menyengat. Berbagai macam Durian ada di tanah air ini dengan rasa dan ciri khas masing-masing. Sudah adakah Durian yang berkualitas tinggi di Indonesia sekarang ini ?

Karakter Durian yang berkualitas tinggi mempunyai ciri : daging buah tebal, biji kempes, daging buah tidak lengket, aroma yang tidak kuat, warna daging buah yang lebih merah, buah dapat diperam tanpa mengurangi kualitas, mampu menyerbuk sendiri (Makalah 'Teknologi Perbanyakan Durian' by Prof. Ir. Sumeru Ashari, M.Agr.Sc., Ph.D dan Dr. Lutfi Bansir, SP., MP | pada acara 'Peningkatan Kompetensi Petugas/Penangkar Benih Durian' | UPT PB Hortikultura | Hotel Pelangi Malang | 14 Juni 2011).

Sudah punyakah Magetan koleksi Durian yang berkualitas ? Magetan telah mempunyai Durian Tawing yang telah dirilis sebagai Durian varietas unggul nasional oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia tahun 2010 yang lalu. Disamping Durian Tawing juga mempunyai Durian Plangkrongan. Durian Plangkrongan ini warna dagingnya kuning cerah, rasanya manis dan legit, tebal dagingnya cukup bagus, jumlah bijinya sedikit, teksturnya kesat dan punel, buahnya berbentuk bulat lonjong dengan duri besar, pendek dan jarang.

Namun tidak semua pohon Durian yang ada memenuhi selera konsumen. Pohon Durian Anda sudah tidak produktif lagi atau rasanya kurang manis dan legit ? Hal ini dapat diatasi dengan metode top working dan mini grafting seperti yang telah dilakukan oleh sebagian warga Plangkrongan yang memiliki pohon Durian. Dalam kegiatan tersebut Dinas Pertanian Kabupaten Magetan telah bekerja sama dengan 'Durian Research Center' Universitas Brawijaya Malang dengan pakar Prof. Ir. Sumeru Ashari, M.Agr.Sc., Ph.D dan Dr. Lutfi Bansir, SP., MP.

Tahun 2011 lalu Pemerintah Kabupaten Magetan bersama dengan UPT PSBTPH Provinsi Jawa Timur mengajukan Durian varietas Saman Plangkrongan ke Kementerian Pertanian untuk dapat dirilis sebagai Durian varietas unggul nasional.


Sumber : http://desaplangkrongan.blogspot.com/2012/07/durian-saman-dari-desa-plangkrongan.html


Strawberry

Posted by SeftikaAisyah On 20.11


, strawberry menjadi salah satu buah-buahan khas Magetan yang bisa Anda jadikan buah tangan ketika mengunjungi daerah yang satu ini.

Salah satu tempat yang bisa Anda kunjungi untuk bisa mendapatkan buah strawberry yang berkualitas adalah di kebun strawberry yang berlokasi di dua tempat yakni pinggir jalan menuju wisata Telaga Sarangan dan cemoro sewo dekat dengan pintu masuk pendakian.
Anda bisa memetik buah strawberry ini secara langsung. 
Selain itu, Anda juga akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah nan alami. Udara yang sejuk akan membantu Anda untuk merasa lebih segar.
Anda pasti tahu, jika strawberry merupakan salah satu buah yang banyak mengandung nutrisi dan sangat baik bagi tubuh Anda. Salah satu manfaat yang bisa Anda dapatkan dari buah strawberry ini adalah dapat membantu melancarkan BAB Anda. Jadi, buah strawberry merupakan salah satu buah yang cocok bagi Anda yang sedang menjalankan program diet.

 Bagaimana? apakah Anda berminat untuk membeli beberapa buah-buahan khas Magetan di atas sebagai buah tangan pada saat Anda berlibur di Kabupaten Magetan? Tidak hanya digunakan sebagai oleh-oleh saja, akan tetapi manfaat buah-buahan yang bisa Anda gunakan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sumber : https://hellomagetan.com/buah-buahan-khas-magetan/

Kesemek

Posted by SeftikaAisyah On 20.07

Kesemek

 Salah satu buah-buahan khas Magetan yang akan dibahas pertama kali adalah buah kesemek. Mungkin, buah yang satu ini akan sulit ditemukan di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Namun, tidak dengan Magetan. Disini Anda akan menemukan banyak sekali buah kesemek yang tumbuh di beberapa daerah di Magetan.

Kesemek merupakan salah satu oleh-oleh yang disebut dengan buah kaki. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kesemek berasal dari bahasa latin yakni Diospyros kaki. Nah, kaki ini berasal dari bahasa Jepang yang merupakan nama dari zat tanin di dalam buah kesemek.
Menjadi salah satu buah-buahan khas Magetan tentunya buah kesemek memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh Anda. Hal ini karena di dalam buah kesemek mengandung protein sebanyak 0,7%, karbohidrat sebanyak 19,6%, fruktosa, glukosa, Vitamin A, zat tanin, kalium, fosfor, retinoil serta senyawa antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit Anda.

Banyaknya kandungan nutrisi yang ada di dalamnya membuat buah yang satu ini sangat baik untuk Anda konsumsi. Tak hanya sangat baik bagi kesehatan tubuh Anda, ternyata banyaknya kandungan nutrisi yang ada di dalamnya bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), asma, sakit perut dan batuk.

Nah, Anda bisa mengonsumsinya secara langsung ataupun dibuat menjadi beberapa olahan seperti agar-agar, es krim, selai atau yang lain sebagainya. jadi tunggu apalagi? Jangan lupa untuk membeli buah kesemek sebagai oleh-oleh untuk keluarga Anda. Apalagi, buah-buahan yang satu ini sangat jarang ditemui daerah lain.

Sumber : https://hellomagetan.com/buah-buahan-khas-magetan/

Jeruk Pamelo

Posted by SeftikaAisyah On 20.03



Jeruk Pamelo atau yang juga disebut jeruk Bali Merah, merupakan salah satu buah-buahan komoditas asli dari Magetan yang kaya akan vitamin. Dengan ciri-ciri, daging buah tebal berwarna merah serta mempunyai aroma yang khas.

"Bentuk jeruk Pamelo hampir sama seperti jeruk Bali, ada sebagian orang yang menyebutnya dengan jeruk Bali Merah," ujar Santoso, salah seorang pemilik kebun Jeruk Pamelo di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, saat ditemui TIMES Indonesia, Sabtu (19/1/2019).

Di sisi lain, ternyata jeruk Pamelo dapat menghasilkan omset hingga puluhan juta rupiah. Kendati begitu, buah tersebut hanya dapat dipanen pada bulan-bulan tertentu. "Bayangkan saja, satu pohon bisa berbuah sampai seratus lebih, jadi kalau yang punya lahan luas dan pohonnya banyak tiap panen ada yang bisa dapat sampai Rp 50 juta, tapi sayangnya baru bisa dipanen setahun sekali pada sekitar bulan empat dan lima," jelasnya. 
Santoso menjelaskan, saat musim panen satu buah jeruk Pamelo harganya berkisar Rp 7.000 hingga Rp 15.000. Hal itu, berdasarkan ukuran buah dan jumlah yang dibeli."Ya kalau belinya langsung ke petani dan jumlahnya banyak pasti harganya beda," katanya. 
 Sementara itu, dalam perawatan dan budidaya tanaman jeruk Pamelo yang perlu diperhatikan adalah pemberian air sesering mungkin saat memasuki kemarau. Pasalnya, dimusim tersebut biasanya banyak pohon yang mati karena kekeringan.

"Keunggulan jeruk Pamelo, bisa bertahan hingga beberapa bulan setelah dipetik dari pohon. Selain itu, juga menjadi salah satu produk unggulan di Kabupaten Magetan," tandasnya. (*)


Sumber  :  https://www.timesindonesia.co.id/read/197227/20190119/200718/rasa-dan-omzet-jeruk-pamelo-magetan-yang-samasama-manis/















Kerajinan Genteng

Posted by SeftikaAisyah On 19.54
Genteng dewasa ini memang makin dicari saja, tak lain karena semakin banyaknya genting yang sudah makin modern. Diantaranya adalah genteng dari baja ringan, genteng dari esbes, dan lain sebagainya. Tetapi justru perkembangan ini membuat geteng tradisional (dari tanah liat) semakin dicari. Itu tidak lain karen labelnya sebagai genteng tradisional yang masih ALAMI. Hal ini menjadi sebuah nilai plus, selain juga dibutuhkan oleh masyarakat golongan menengah kebawah. Magetan merupakan daerah yang memiliki potensi kerajinan genteng yang tinggi.
 
        Tingginya potensi Kerajinan Genteng ini terbunkti dengan jumlah usaha genting yang mencapai 1.413 unit. Kesemuanya mari berupa usaha rumah tangga yang tentunya masih menggunakan alat-alat tradisional dan tenaga seadanya. Tetapi jangan dipandang sebelah mata dahulu, karena 2 diantaranya telah mendapat sertifikat SNI (Standart Nasional Indonesia). Jumlah produksi genteng di Kabupaten Magetan sekarang mampu menghasilkan 131.246.880 buah pertahun.

        Jika anda ingin mengunjungi sentra kerajinan genteng ini sangat banyak di kecamatan Bendo. Memang pada umumnya kerajinan genteng ini tersebar pula di daerah Kecamatan Sukomoro, Kecamatan Jati, juga Kecamatan Maospati. Tetapi yang paling banyak dan mudah ditemui adalah di daerah Kecamatan Bendo. Produksi lebih sering dilakukan pada musim kemarau, karena proses pengeringan masih menggunakan bantuan sinar matahari. Jika anda ingin mencoba membuat genting, silahkan berkunjung ke Magetan pada musim-musim kemarau. Maka dengan mudah anda akan menemukan pengrajin genteng. Selamat berkunjung ke Magetan
Sumber  : http://travel.cahmagetan.com/2012/01/kerajinan-genteng-dari-tanah-liat.html

Batik Bambu Sidomukti

Posted by SeftikaAisyah On 19.50

Kota Magetan merupakan salah satu tempat yang paling terkenal dengan pusat kerajinan kain batik tulis yang tidak kalah menarik dengan wilayah lainnya. Masyarakat setempat biasa menyebutnya dengan istilah Batik Sidomukti Magetan atau Batik Pring. Sejarah batik Sidomukti dimulai tahun 1970-an sebagai ciri khas kota Magetan. Motif Batik Sidomukti Magetan atau yang lebih terkenal batik Pring Sedapur diproduksi di kampung batik yang bernama Sidomukti, di kecamatan Plaosan kabupaten Magetan.


Mulia dan Sejahtera
Definisi batik Sidomukti dijabarkan dari asal katanya. Sidomukti berasal dari kata ”sido” yang berarti jadi atau menjadi, atau terus menerus, dan “mukti” yang berarti mulia dan sejahtera. Jadi pengertian batik Sidomukti adalah menjadi mulia dan sejahtera. Motif-motif batik berawalan "sido" mengandung harapan agar keinginan dapat segera tercapai. Batik Sidomukti mengandung harapan untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin.


Motif Khas Sidomukti
Selain motif batik khas Magetan, jenis Pring Sedapur, para pengrajin batik tulis di desa Sidomukti juga membuat banyak motif batik tulis lainnya. Seperti motif batik Jalak Lawu, Cucak Rowo, motif batik Pring Temu Rose, motif batik Parang Rusak, dan sebagainya.

Namun, motif yang paling menonjol adalah motif batik “Pring Sedapur” dengan gambar rumpun bambu tegak yang di bagian atasnya terdapat gambar bulan atau tanpa bulan. Motif batik Pring Sedapur dijadikan ciri khas karena faktor banyaknya tumbuhan bambu yang mengelilingi daerah Papringan, Desa Sidomukti.
Warna yang dimiliki motif batik Sidomukti Magetan sangat unik dan memiliki karakter yang cukup kuat karena pengaruh budaya kampung Sidomukti yang berbeda dan cukup modis. Hal ini terlihat dari ciri khas kombinasi warna segar yang relatif berani (merah, hijau muda, dan kuning).

Untuk membuat batik tulis ini, membutuhkan waktu pengerjaan antara 3 sampai dengan 7 hari untuk menyelesaikan sebuah motif batik. Kini para pengrajin batik tulis banyak melakukan memodifikasi terhadap motif batik Pring Sedapur dengan mengkombinasi motif batik lain yang sedang tren dipasaran.
Filosofi Motif Bambu
Pemilihan pring atau bambu sebagai ikon dari motif batik Sidomukti Magetan, memiliki filosofi tersendiri. Bambu merupakan pohon yang memiliki banyak falsafah atau kearifan lokal. Bambu selalu tumbuh secara bergerombol. Hal ini mengajarkan bahwa sejatinya manusia tidak bisa hidup sendiri. Oleh karena itu, kerukunan dan kebersamaan harus selalu dijaga. Dari sebilah bambu juga, terdapat nilai perjuangan, dimana pada zaman dahulu, para pahlawan menggunakan bambu runcing sebagai senjata untuk menghadapi penjajah.


Sumber  : https://pesona.travel/keajaiban/692/batik-sidomukti-magetan-lambang-kerukunan-dan-kebersamaan